Kupon makanVoucher atau gelang makan dibagikan sekali di hari pertama. Simpan baik-baik, masuk restoran wajib menunjukkannya. Check-in kamar standar mulai pukul 17.00 waktu setempat, menyesuaikan kesiapan kamar.
Udara
Darat
Jeddah → Makkah
27 Jun · 08.30–10.00
Ziarah kota Makkah
29 Jun · transport khusus
Makkah → Madinah
1 Jul · Toyota HiAce
Ziarah kota Madinah
2 Jul · transport khusus
Madinah → Bandara
4 Jul · 14.00
Perpindahan Makkah ke Madinah menempuh perjalanan darat dengan armada Toyota HiAce. Shalat Maghrib dan Isya dijamak takhir setibanya di Madinah.
"Berbekallah, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa." (QS. Al-Baqarah: 197)
Rukun umrah
Jika salah satu ditinggalkan, umrah tidak sah.
Niat (ihram)
Thawaf
Sa'i
Tahallul
Tertib, dilakukan berurutan
Wajib umrah
Jika dilanggar, umrah tetap sah tetapi wajib membayar dam.
Tidak memakai cadar (niqab) dan sarung tangan. (HR. Bukhari 1838)
Larangan setelah niat ihram
Berdasarkan QS. Al-Baqarah: 197.
Rafats — berhubungan intim, bercumbu, atau ucapan syahwat.
Fusuq — berbuat maksiat, mencaci, dan melanggar aturan agama.
Jidal — bertengkar atau berbantah-bantahan.
Termasuk larangan ihram lain: mencukur rambut atau memotong kuku, memakai wewangian, menutup kepala bagi pria, memakai pakaian berjahit bagi pria, berburu, serta akad nikah.
Menentukan lokasi…
––°
Per jam
Memuat prakiraan…
Suhu di Makkah dan Madinah pada periode ini dapat mencapai 38–42°C. Bawa sunscreen, payung lipat, dan perbanyak minum.
Manifes resmi rombongan, 6 jamaah.
Keluarga 1
WP
Wildan Pratama39 th
LS
Lily Savitri38 th
AW
Audrey Willy Pratama13 th
Keluarga 2
IM
Ichwannul Muslimin33 th
AL
Anja Litani Ariella30 th
Muthawif
MS
Muhammad Sukri Musmuliadi36 th
Dokumen dan aplikasi resmi perjalanan. Berkas asli tersimpan di Google Drive.
Labbaika Allāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, lā syarīka lak.
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
HR. Bukhari no. 1549 & Muslim no. 1184 · Dibaca keras-keras oleh pria, pelan oleh wanita · Berhenti saat mulai thawaf
Allāhumma hādzā haramuka wa amnuk, fa harrimnī 'alan nār, wa aminni min 'adzābika yauma tab'atsu 'ibādak, waj'alnī min auliyā'ika wa ahli thā'atik.
Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tempat aman-Mu. Maka haramkanlah aku dari api neraka, amankanlah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu, dan jadikanlah aku termasuk wali-wali-Mu serta orang-orang yang taat kepada-Mu.
Doa ma'tsur para ulama · Dibaca saat pertama kali memasuki kota Makkah
Allāhumma zid hādzal baita tasyrīfan wa ta'zhīman wa takrīman wa mahābah. Wa zid man syarrafahu wa karramahu mimman hajjahu awi'tamarahu tasyrīfan wa takrīman wa ta'zhīman wa birrā.
Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah ini (Ka'bah). Dan tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan, serta kebaikan bagi siapa pun yang memuliakan dan menghormatinya, dari kalangan orang-orang yang berhaji atau berumrah ke sini.
HR. Baihaqi & Ibnu Abi Syaibah · Diangkat tangan saat membaca · Ini salah satu waktu paling mustajab — panjatkan semua hajat
Bismillāhi wallāhu akbar. Allāhumma īmānan bika wa tashdīqan bikitābika wa wafā'an bi'ahdika wattibā'an lisunnati nabiyyika Muhammadin shallallāhu 'alaihi wa sallam.
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (aku melakukan ini) sebagai wujud iman kepada-Mu, pembenaran terhadap Kitab-Mu, pemenuhan janji kepada-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad ﷺ.
Doa ma'tsur · Dibaca setiap kali melewati atau melambaikan tangan ke Hajar Aswad (setiap putaran)
Antara Rukun Yamani & Hajar Aswad
Doa di Setiap Putaran — antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Rabbanā ātinā fid dunyā hasanatan wa fil ākhirati hasanatan wa qinā 'adzāban nār.
Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari azab neraka.
QS. Al-Baqarah: 201 · HR. Abu Dawud & Ahmad · Doa ini khusus dibaca di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad · Di luar rentang tersebut, perbanyak doa, dzikir, dan shalawat bebas
Allāhumma innaka ta'lamu sirrī wa 'alāniyatī faqbal ma'dziratī. Wa ta'lamu hājatī fa a'thinī su'lī. Wa ta'lamu mā fī nafsī faghfir lī dzunūbī. Allāhumma innī as'aluka īmānan yubāsyiru qalbī wa yaqīnan shādiqan hattā a'lama annahu lan yushībanī illā mā katabta lī.
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui rahasiaku dan perbuatan terangku, maka terimalah permohonan maafku. Engkau mengetahui kebutuhanku, maka berikanlah apa yang aku mohonkan. Engkau mengetahui apa yang ada dalam jiwaku, maka ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu iman yang merasuk ke dalam hatiku, dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak ada yang akan menimpaku kecuali apa yang telah Engkau tetapkan untukku.
Doa ma'tsur setelah shalat sunnah thawaf · Dilanjutkan dengan doa-doa pribadi dan hajat
Allāhumma innī as'aluka 'ilman nāfi'an, wa rizqan wāsi'an, wa syifā'an min kulli dā'in wa saqamin birahmatika yā arhamar rāhimīn.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, serta kesembuhan dari segala penyakit dan kelemahan, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
HR. Hakim & Baihaqi · Diminum sambil berdiri, menghadap Ka'bah, dalam tiga tegukan · Boleh ditambah doa pribadi setelahnya
Tahap 5 · Sa'i Shafa – Marwah
Di Bukit Shafa
Doa di Bukit Shafa — awal Sa'i dan setiap tiba di Shafa
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyī wa yumītu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr. Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lah, anjaza wa'dahu wa nashara 'abdahu wa hazamal ahzāba wahdah.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, Dia telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan musuh seorang diri.
HR. Muslim no. 1218 · Dibaca tiga kali di setiap bukit Shafa dan Marwah, diselingi doa pribadi di antara setiap bacaan · Sunnah Nabi ﷺ yang sangat dianjurkan
Rabbighfir warham wa'fu 'ammā ta'lam, innaka antal a'azzul akram. Allāhumma rabbanā ātinā fid dunyā hasanatan wa fil ākhirati hasanatan wa qinā 'adzāban nār.
Ya Tuhanku, ampunilah, rahmatilah, dan maafkanlah apa yang Engkau ketahui (dari dosa-dosaku). Sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah. Ya Allah Tuhan kami, berikanlah kebaikan di dunia dan di akhirat, serta peliharalah kami dari azab neraka.
Doa ma'tsur saat berjalan dalam Sa'i · Bisa juga diperbanyak shalawat, istighfar, atau doa pribadi lainnya
Allāhummagh fir lil muhalliqqīn. Allāhummagh fir lil muhalliqqīn. Allāhummagh fir lil muhalliqqīna wal muqashshirīn.
Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur (rambutnya). Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur. Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur dan orang-orang yang memotong (rambutnya).
HR. Bukhari no. 1727 & Muslim no. 1301 · Doa Nabi ﷺ untuk jamaah yang bertahallul · Dibaca oleh diri sendiri atau oleh orang yang mencukur
Allāhumma innaka qulta wa qaulukal haqq: "Wa atimmul hajja wal 'umrata lillāh." Allāhumma qad i'tamartu wa ana 'abduka wa fī baitik. Faqbal minnī 'umratī wa thahhir qalbī waghfir dzanbī wa bārik lī fī rizqī wa 'umrī.
Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman — dan firman-Mu adalah kebenaran: "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah." (QS. Al-Baqarah: 196) Ya Allah, sungguh aku telah berumrah, sedangkan aku adalah hamba-Mu dan berada di rumah-Mu. Maka terimalah umrahku, sucikanlah hatiku, ampunilah dosaku, dan berkahilah aku dalam rezeki serta umur panjangku.
Doa ma'tsur setelah tahallul · Dibaca dengan penuh khusyuk dan harap · Dilanjutkan dengan doa-doa pribadi dan hajat secara bebas
Bismillāhi was shalātu was salāmu 'alā rasūlillāh. Allāhumma innī as'aluka min fadhlika. Allāhumma 'shim nī minasy syaythānir rajīm.
Dengan nama Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon karunia-Mu. Ya Allah, peliharalah aku dari gangguan setan yang terkutuk.
HR. Muslim no. 713 & Ibnu Majah · Keluar masjid dengan kaki kiri · Berlaku untuk semua masjid
Catatan: Tidak ada doa khusus yang ditetapkan untuk setiap putaran thawaf. Selain doa-doa di atas, perbanyak shalawat, istighfar, tahlil, dan doa pribadi dalam bahasa apa pun. Kekhusyukan dan kehadiran hati jauh lebih penting dari hafalan doa.
Panduan lengkap dari Makkah
Umrah Mandiri
Hotel → Miqat → Masjidil Haram · Estimasi 5–6 jam
Wajib ke Miqat dulu! Jamaah yang sudah berada di dalam wilayah Makkah TIDAK boleh langsung berihram di hotel. Harus keluar ke miqat di luar batas Haram terlebih dahulu — baru boleh niat ihram dan mulai talbiyah.
Panduan ini untuk umrah ke-2 dan seterusnya secara mandiri, di luar program resmi bersama muthawif. Pastikan sudah hafal tata cara umrah dan doa-doanya. Selalu bawa ID Card jamaah dan nomor darurat petugas.
Pilihan miqat dari Makkah
Masjid Aisha (Tan'im)Miqat paling dekat · ± 7,5 km dari Masjidil Haram · Taksi SAR 15–25
Populer
Masjid Ji'ranah (Al-Ji'ranah)± 24 km · Nabi ﷺ pernah ihram dari sini · Taksi SAR 40–60
Sunnah
Hudaibiyah± 22 km ke arah barat · Taksi SAR 35–55
Langkah-langkah umrah mandiri
1
05.30 – 06.00
Persiapan
Persiapan di Kamar Hotel
Kamar Hotel Mövenpick Hajar Tower
Mandi sunnah ihram (bersih secara fisik), kenakan pakaian ihram — pria: dua lembar kain putih tak berjahit; wanita: pakaian longgar menutup aurat kecuali wajah dan telapak tangan. Lakukan shalat sunnah ihram 2 rakaat. Belum berniat ihram di sini — niat dilakukan nanti di miqat.
BiayaGratis
Durasi± 30 menit
Tips: Pastikan kain ihram pria sudah terpasang kencang — gunakan peniti atau sabuk. Wanita tidak perlu pakaian ihram khusus, cukup pakaian syar'i biasa. Siapkan uang SAR untuk taksi ke miqat.
2
06.00 – 06.30
Transportasi
Naik Taksi ke Miqat — Masjid Aisha (Tan'im)
Hotel → Masjid Aisha, Tan'im · ± 7,5 km · ± 20–30 menit
Naik taksi atau ojek dari depan hotel menuju Masjid Aisha (Tan'im) yang merupakan miqat paling dekat dari Makkah. Bisa juga naik bus kota jalur Tan'im. Selama di taksi, boleh mulai mempersiapkan diri secara mental — belum boleh berihram.
Taksi (1 arah)SAR 15 – 25
Bus kotaSAR 4 – 5
Estimasi RpRp 60.000 – 105.000
Tips: Sebut tujuan "Masjid Aisha, Tan'im" atau "Miqat Tan'im" pada pengemudi. Bisa minta taksi menunggu di sana (negosiasikan harga pulang-pergi SAR 35–50 total). Atau pesan taksi terpisah untuk kembali.
3
06.30 – 07.00
Wajib UmrahIhram & Niat
Ihram & Niat di Miqat Tan'im
Masjid Aisha, Tan'im — Miqat untuk jamaah di Makkah
Masuk Masjid Aisha, shalat sunnah 2 rakaat jika belum dilakukan di hotel. Kemudian ucapkan niat ihram umrah:
Setelah niat, mulailah bertalbiyah dan jaga larangan ihram sejak saat ini.
BiayaGratis
Durasi di miqat± 20–30 menit
Tips: Setelah niat, JANGAN: memakai wewangian, memotong rambut/kuku, menutup kepala (pria), memakai sarung tangan (wanita), berhubungan suami-istri, berburu binatang. Perbanyak talbiyah: لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ sepanjang perjalanan ke Masjidil Haram.
4
07.00 – 07.30
Transportasi
Kembali ke Masjidil Haram
Tan'im → Masjidil Haram · ± 7,5 km · ± 20–30 menit
Naik taksi atau bus kembali ke Masjidil Haram sambil terus bertalbiyah. Turun di area Bab Al-Umrah atau pintu terdekat dari arah Tan'im. Hentikan talbiyah sesaat setelah tiba dan melihat Ka'bah pertama kali.
Taksi (jika terpisah)SAR 15 – 25
Bus kotaSAR 4 – 5
Tips: Jika tadi minta taksi menunggu, langsung lanjut. Saat pertama kali melihat Ka'bah dari kejauhan, angkat tangan dan panjatkan doa — ini salah satu waktu mustajab terkuat.
5
07.30 – 07.45
Masjidil Haram
Masuk Masjid & Menuju Area Thawaf
Pelataran & Mataf Masjidil Haram
Masuk masjid dengan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid. Turun ke lantai dasar (mataf) — atau lantai 1/2 jika sangat padat. Menuju posisi sejajar Hajar Aswad di sudut timur Ka'bah. Pastikan Ka'bah berada di sisi kiri badan, bahu kiri menghadap Ka'bah.
BiayaGratis
Tips: Wudhu harus masih sah sebelum thawaf. Jika batal, wudhu dulu di toilet dalam masjid. Jaga benda bawaan — kantong/tas kecil lebih aman dipakai di depan badan saat thawaf karena kepadatan.
6
07.45 – 08.45
Rukun UmrahThawaf
Thawaf — 7 Putaran Mengelilingi Ka'bah
Area Mataf — Lantai Dasar / 1 / 2
Mengelilingi Ka'bah 7 putaran berlawanan arah jarum jam, dimulai dan diakhiri di garis lurus Hajar Aswad (ditandai lampu hijau di lantai/dinding). Setiap melewati Hajar Aswad: lambaikan tangan dan ucap "Bismillah Allahu Akbar". Di Rukun Yamani (sudut sebelum Hajar Aswad): usap jika bisa, atau lambaikan tangan. Perbanyak doa bebas selama thawaf.
BiayaGratis
Durasi± 60 menit
Tips: Putaran 1–3 pria disunnahkan lari-lari kecil (raml) jika di lantai dasar. Gunakan tasbih atau jari untuk hitung putaran. Jika batal wudhu di tengah thawaf, keluar, wudhu, lanjutkan dari putaran terakhir yang sempurna.
7
08.45 – 09.00
Sunnah
Shalat Sunnah Thawaf 2 Rakaat
Di belakang Maqam Ibrahim · dalam Masjidil Haram
Setelah selesai 7 putaran thawaf, lakukan shalat sunnah 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim (makam pijakan Nabi Ibrahim ﷺ). Rakaat pertama baca Surat Al-Kafirun, rakaat kedua baca Surat Al-Ikhlas. Jika terlalu padat di area Maqam Ibrahim, boleh shalat di mana saja dalam masjid.
BiayaGratis
Durasi± 10–15 menit
Tips: Setelah shalat, minum air Zamzam sambil berdiri menghadap Ka'bah dan berdoa. Ini waktu mustajab — panjatkan semua hajat sebelum lanjut ke Sa'i.
8
09.00 – 10.00
Rukun UmrahSa'i
Sa'i — 7 Perjalanan Shafa ke Marwah
Mas'a — Koridor Shafa & Marwah · ± 394 m per lintasan
Naiki bukit Shafa, hadap Ka'bah, angkat tangan berdoa (doa Shafa). Turun dan berjalan menuju Marwah — ini hitungan ke-1. Di Marwah, naiki bukit, hadap Ka'bah, angkat tangan berdoa (doa Marwah). Kembali ke Shafa — ini hitungan ke-2. Ulangi hingga 7 kali, diakhiri di Marwah. Jalur hijau di tengah untuk lari-lari kecil pria (harwalah).
BiayaGratis
Durasi± 60 menit
Total jarak± 2,8 km
Tips: Sa'i boleh dilakukan tanpa wudhu (tapi lebih afdhal berwudhu). Tersedia kursi roda berbayar jika kelelahan. Dispenser Zamzam tersedia di sepanjang koridor. Lantai atas untuk lansia dan difabel.
9
10.00 – 10.20
Rukun UmrahTahallul
Tahallul — Potong / Cukur Rambut
Area sekitar Mas'a / tukang cukur di luar Masjidil Haram
Tahallul menandai selesainya seluruh rukun umrah dan berakhirnya ihram. Pria: dianjurkan mencukur seluruh kepala (halq) — lebih afdhal dari sekedar memotong. Wanita: cukup memotong rambut sepanjang satu ruas jari (± 1–2 cm) dari ujung seluruh rambut. Setelah tahallul, semua larangan ihram sudah gugur.
Tukang cukurSAR 5 – 20
Estimasi RpRp 20.000 – 85.000
Tips: Tukang cukur banyak tersedia di sekitar pintu Mas'a dan luar masjid — tawar dulu sebelum duduk. Atau bisa saling memotong rambut sesama anggota jamaah menggunakan gunting yang sudah disiapkan dari hotel (gratis dan lebih praktis).
10
10.20 – 11.00
Doa & Dzikir
Doa, Zamzam & Shalat Syukur
Di dalam Masjidil Haram
Umrah telah sempurna. Kembali ke dalam Masjidil Haram, minum Zamzam sambil berdiri menghadap Ka'bah sambil berdoa penuh harap. Lakukan shalat sunnah syukur 2 rakaat. Duduk berdzikir dan berdoa di tempat mustajab — sampaikan semua hajat, doa untuk keluarga dan orang-orang yang dicintai.
BiayaGratis
Tips: Doa setelah tahallul dan setelah umrah termasuk waktu paling mustajab. Jangan terburu-buru — luangkan waktu minimal 15–20 menit untuk berdoa. Isi botol Zamzam dari dispenser yang tersedia di semua lantai.
11
11.00+
Selesai
Kembali ke Hotel
Hotel Mövenpick · ± 200 m berjalan kaki
Kembali ke hotel untuk beristirahat, makan, dan memulihkan tenaga. Jam makan siang di hotel mulai pukul 12.30 WAS. Manfaatkan waktu sore dan malam untuk thawaf sunnah, shalat berjamaah, atau itikaf di Masjidil Haram.
Makan siangSudah termasuk
Oleh-oleh (opsional)SAR 30–75+
Ringkasan estimasi biaya
Taksi hotel → Miqat Tan'imSatu arah
SAR 15–25
Taksi Miqat → Masjidil HaramAtau taksi PP SAR 35–50
SAR 15–25
Thawaf, Sa'i, ZamzamSemua ritual di Masjidil Haram
Gratis
Tahallul (potong rambut)Tukang cukur, atau bawa gunting sendiri
SAR 5–20
Oleh-oleh / jajan (opsional)
SAR 30–75+
Total estimasi per orang (tanpa oleh-oleh)
SAR 35 – 70Rp 145.000 – 295.000
Kurs referensi ± SAR 1 = Rp 4.200 · Waktu total ± 5–6 jam
Yang perlu dibawa
Uang tunai SARUntuk taksi ke miqat (wajib) + tahallul + oleh-oleh
Kartu identitas (paspor / ID Card jamaah)
Pakaian ihram yang sudah terpasang sebelum berangkat
Botol minum kosong (untuk isi air Zamzam)
Tasbih / alat hitung putaran thawaf
Sandal yang mudah dilepas-pasang
Gunting kecil (untuk tahallul sendiri — lebih praktis)
Buku doa / smartphoneDoa niat, talbiyah, thawaf, Sa'i, dan setelah umrah
Ingat selalu: Jamaah yang sudah berada di Makkah wajib ke miqat di luar batas Haram dulu — tidak boleh ihram dari hotel atau dari dalam Masjidil Haram. Jika melewati miqat tanpa ihram padahal sudah niat umrah, umrahnya tidak sah dan wajib membayar dam.
🕋
Lokasi Menarik di Makkah
Al-Madinah Al-Mukarramah · 11 destinasi pilihan
Menampilkan 11 destinasi · diurutkan berdasarkan relevansi ibadah
Wajib dikunjungi
🕌
#1 di Makkah
Wajib
MasjidIbadah
Masjidil Haram
المسجد الحرام
★★★★★5.0· Masjid terbesar di dunia
Buka 24 jam± 200 m dari hotel
Masjid terbesar dan tersuci di dunia. Pusat ibadah umrah dan haji, rumah Ka'bah yang menjadi kiblat seluruh Muslim. Kapasitas lebih dari 2 juta jamaah. Shalat di sini setara 100.000 kali lipat di masjid biasa.
Tips: Datang 30 menit sebelum adzan untuk mendapat shaf depan. Hindari jam puncak setelah Subuh dan Ashar. Gunakan pintu King Fahad atau Al-Umra Gate dari hotel Mövenpick.
Bangunan berbentuk kubus setinggi 15 meter yang terletak di tengah Masjidil Haram. Thawaf mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran berlawanan arah jarum jam adalah rukun umrah yang wajib dilakukan.
Tips: Thawaf lantai dasar lebih afdhal tapi padat. Thawaf lantai 1 atau 2 lebih nyaman saat ramai. Hajar Aswad ada di sudut timur Ka'bah — cukup lambaikan tangan jika tidak bisa menyentuhnya.
Koridor Sa'i sepanjang 394 meter yang menghubungkan bukit Shafa dan Marwah di dalam Masjidil Haram. Sa'i dilakukan 7 kali perjalanan mengikuti jejak Siti Hajar yang mencari air untuk putranya, Ismail.
Tips: Jalur hijau di tengah Mas'a khusus untuk lari-lari kecil (harwalah) bagi jamaah pria. Terdapat kursi roda dan area khusus lansia. Selesai Sa'i, lakukan Tahallul (cukur/potong rambut).
Sumur bersejarah yang telah memancarkan air selama lebih dari 4.000 tahun. Terletak di basement Masjidil Haram, dekat Ka'bah. Air Zamzam diyakini memiliki khasiat dan menjadi sumber minum jutaan jamaah setiap tahunnya.
Tips: Minum sambil berdiri menghadap Ka'bah dan berdoa. Dispenser air Zamzam tersedia di seluruh lantai Masjidil Haram. Bawa botol kosong — isi gratis. Boleh bawa keluar hingga 5 liter dari bandara.
Subuh–Isya± 4 km dari Masjidil Haram~45 menit naik
Bukit setinggi 642 meter dengan Gua Hira' di puncaknya — tempat Nabi Muhammad ﷺ pertama kali menerima wahyu dari Allah melalui malaikat Jibril (QS. Al-Alaq: 1–5). Mendaki 1.200+ anak tangga dengan pemandangan Makkah yang menakjubkan.
Tips: Berangkat pagi hari sebelum jam 08.00 saat belum terlalu panas. Bawa air minum yang cukup. Sepatu yang nyaman wajib. Gua sangat kecil — hanya muat 4-5 orang. Tidak wajib dalam ibadah umrah.
Subuh–Ashar± 6 km dari Masjidil Haram~60 menit naik
Tempat Nabi Muhammad ﷺ dan Abu Bakar Ash-Shiddiq bersembunyi selama 3 hari dalam perjalanan hijrah ke Madinah. Allah menutupi pintu gua dengan sarang laba-laba dan sarang burung merpati sebagai mukjizat perlindungan.
Tips: Lebih terjal dari Jabal Nur — kondisi fisik prima diperlukan. Direkomendasikan hanya bagi yang mampu fisik. Kunjungi di pagi hari. Tidak wajib dalam ibadah umrah, hanya ziarah sejarah.
Perpustakaan dan museum sejarah Islam terlengkap di Makkah. Menyimpan koleksi manuskrip kuno, foto-foto Makkah tempo dulu, artefak sejarah, dan dokumentasi perkembangan Masjidil Haram dari masa ke masa.
Tips: Cocok untuk yang ingin mendalami sejarah Islam. Masuk gratis. Lebih tenang dikunjungi di hari kerja. Ada koleksi foto Ka'bah dari abad ke-19 yang langka.
Lokasi bersejarah yang diyakini sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad ﷺ di kawasan Suq Al-Leil, dekat Masjidil Haram. Kini menjadi perpustakaan (Maktabah Makkah). Salah satu situs paling bersejarah dalam Islam.
Tips: Berada di area padat antara Masjidil Haram dan Suq. Bisa dicapai dengan berjalan kaki. Tandai lokasinya di Google Maps sebelum berangkat agar tidak tersesat di gang-gang kecil.
Mal megah yang menyatu dengan Menara Jam Makkah (Abraj Al-Bait) yang menjadi salah satu gedung tertinggi di dunia. Tersedia ratusan toko busana muslim, oleh-oleh, restoran internasional, dan supermarket. Tempat belanja oleh-oleh paling strategis.
Tips: Toko buka lebih lama setelah Isya. Harga bervariasi — tawar untuk oleh-oleh di toko kecil. Kurma, kacang, minyak zaitun, parfum, dan sajadah jadi pilihan populer. Supermarket di basement lebih murah dari toko oleh-oleh biasa.
Pasar tradisional Makkah dengan suasana otentik, menjual rempah-rempah, bukhur (dupa Arab), kurma segar, kain ihram, tasbih, dan produk lokal. Pengalaman berbelanja yang lebih autentik dibanding mal modern.
Tips: Tawar harga dengan sopan — penjual terbiasa. Perhatikan kualitas kurma sebelum beli. Simpan energi — pasar bisa sangat ramai dan panas di siang hari. Kunjungi sore atau malam hari.
Masjid bersejarah yang menjadi salah satu miqat bagi yang ingin melaksanakan umrah kedua dari dalam Makkah. Nabi Muhammad ﷺ pernah berihram dari sini setelah Perang Hunain. Terletak di luar kota Makkah, cocok untuk umrah sunnah.
Tips: Jika ingin melakukan umrah kedua, bertolak dari sini untuk mengambil miqat. Tersedia angkutan umum dan taksi dari Makkah. Masjidnya tenang dan tidak terlalu ramai dibanding Masjidil Haram.
Prioritas utama ibadahFokuskan waktu di Makkah untuk thawaf, sa'i, dan shalat di Masjidil Haram sebanyak mungkin. Ziarah sejarah sifatnya sunnah dan dapat dilakukan di sela-sela ibadah wajib sesuai kondisi fisik.
🌙
Lokasi Menarik di Madinah
Al-Madinah Al-Munawwarah · 9 lokasi sesuai jadwal
Menampilkan 9 lokasi · sesuai itinerary Hari 7–9
Hari 8 (Jumat, 3 Juli) · Masjid Nabawi & Raudhah
🕌
#1 di Madinah
Wajib
MasjidPaling Utama
Masjid Nabawi
المسجد النبوي الشريف
★★★★★5.0· Masjid kedua tersuci
Buka 24 jam± 400 m dari Nozol Royal Inn
Masjid yang dibangun langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ dan menjadi tempat beliau dimakamkan. Masjid kedua tersuci dalam Islam setelah Masjidil Haram. Shalat di sini bernilai 1.000 kali lipat dibanding masjid biasa. Selama di Madinah, semua shalat lima waktu dilaksanakan di sini.
Tips Hari 8: Datang 3 jam sebelum adzan Dzuhur untuk mendapatkan shaf utama shalat Jumat. Area wanita terpisah di sayap kanan/kiri. Pelataran luar sangat indah di malam hari dengan payung-payung raksasa yang terbuka saat cuaca cerah.
Area seluas 22 meter antara mimbar dan rumah Nabi ﷺ. Rasulullah bersabda: "Di antara rumahku dan mimbarku terdapat satu taman dari taman-taman surga." (HR. Bukhari Muslim). Shalat di Raudhah adalah puncak pengalaman spiritual di Madinah.
Tips Hari 8: Slot kunjungan Raudhah sudah dijadwalkan via Nusuk. Bawa doa-doa yang sudah disiapkan. Jangan terburu-buru — nikmati setiap detiknya. Perempuan umumnya mendapat jadwal pagi/siang, laki-laki siang/malam.
Makam Nabi Muhammad ﷺ, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab berada di bawah kubah hijau ikonik Masjid Nabawi. Berziarah dan mengucapkan salam kepada Rasulullah adalah sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap tamu Allah di Madinah.
Tips Hari 8: Jamaah pria bisa berziarah melalui koridor timur masjid. Ucapkan salam: "Assalamu'alaika ya Rasulallah" sambil berjalan perlahan — tidak berhenti lama. Bisa sekalian saat menuju atau pulang dari Raudhah.
Hari 7 Pagi (Kamis, 2 Juli) · 07.00 — Ziarah Quba, Uhud & Kebun Kurma
🏛️
#4 di Madinah
Ikonik
MasjidSejarah
Masjid Quba
مسجد قباء
★★★★★4.9· Masjid pertama dalam Islam
Buka 24 jam± 5 km dari Masjid Nabawi
Masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam, dibangun langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ saat hijrah ke Madinah tahun 1 H. Shalat 2 rakaat di Masjid Quba pahalanya setara dengan pahala umrah. (HR. Tirmidzi 324). Kunjungan pertama rombongan di Hari 7.
Tips Hari 7: Berangkat jam 07.00 — masuk pertama sebelum ramai. Shalat sunnah tahiyatul masjid lalu 2 rakaat shalat Quba. Masjid baru selesai direnovasi dan sangat luas — bisa menampung 20.000 jamaah.
Gunung bersejarah tempat Perang Uhud (3 H / 625 M) berlangsung. Di sini syahid 70 sahabat Nabi termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Rasulullah. Nabi ﷺ bersabda: "Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami mencintainya." (HR. Bukhari 2889).
Tips Hari 7: Kunjungi Makam Syuhada Uhud — berziarah dan doakan para syuhada. Bawa air minum cukup karena area sangat panas di pagi hari. Jangan memanjat batu — hormati kesucian tempat ini.
Kunjungan langsung ke kebun kurma khas Madinah — melihat proses bertanam, memanen, dan mencicipi kurma segar langsung dari pohonnya. Berbagai varietas kurma tersedia: Ajwa (kurma Nabi), Sukari, Safawi, dan Medjool. Sekaligus kesempatan membeli oleh-oleh terbaik dengan harga kebun.
Tips Hari 7: Dikunjungi setelah Jabal Uhud dalam satu rute pagi. Minta izin mencicipi sebelum membeli — penjual biasanya ramah. Kurma Ajwa paling mahal tapi paling berkhasiat. Beli banyak untuk oleh-oleh — bisa lebih murah dari toko di kota.
Tempat bersejarah di mana para sahabat Nabi berkumpul setelah wafatnya Rasulullah ﷺ dan kemudian memilih Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai Khalifah pertama dalam Islam. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah kepemimpinan umat Islam.
Tips Hari 7: Dikunjungi sore hari setelah istirahat siang. Lokasinya dekat Masjid Nabawi — bisa jalan kaki. Renungkan perjalanan sejarah Islam di tempat bersejarah ini. Kini kawasan sekitarnya telah berkembang menjadi area komersial.
Masjid tua bergaya Ottoman bertempat di lokasi di mana Nabi Muhammad ﷺ pernah melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha. "Ghamamah" artinya awan — konon saat Nabi shalat di sini, awan selalu menaunginya. Kubah putihnya sangat ikonik dan berbeda dari masjid modern Madinah.
Tips Hari 7: Dikunjungi setelah Saqifah Bani Saidah dalam satu rute sore — keduanya dekat Nabawi. Bisa sekalian shalat Maghrib di sini. Bangunan bersejarah yang tidak boleh dilewatkan.
Setelah Subuh & Ashar (pria)Tepat sebelah Masjid Nabawi
Pemakaman tertua dan paling mulia dalam Islam, tepat di samping Masjid Nabawi. Di sini dimakamkan ribuan sahabat Nabi, istri-istri Rasulullah, cucu-cucu Nabi, dan ulama-ulama besar Islam. Nabi ﷺ sering berziarah ke sini dan mengajarkan doa khusus untuk penghuninya.
Tips Hari 7: Dikunjungi sore hari setelah Ashar — waktu buka untuk pria. Wanita berziarah dari luar pagar. Ucapkan: "Assalamu 'alaikum ya ahlad-diyar minal mu'minin wal muslimin…" sesuai sunnah Nabi ﷺ.
Prioritaskan ibadahSeluruh jadwal ziarah mengikuti waktu shalat di Masjid Nabawi. Rute pagi (Quba → Uhud → Kebun Kurma) dan sore (Saqifah → Ghamamah → Baqi') dirancang agar tidak berbenturan dengan shalat berjamaah.
Ketuk tombol untuk menghitung dzikir.
Kumpulan doa mustajab yang sangat dianjurkan dibaca di depan Ka'bah dan di Tanah Suci.
Surat-surat pendek pilihan yang baik dibaca dalam shalat selama berada di Tanah Suci.